Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2026

Perkembangan Game di Indonesia 2026: 192 Juta Pemain, Pasar Rp41 Triliun, dan Peluang Bisnisnya

Coba lihat sekeliling, di KRL, di warung kopi, di ruang tunggu rumah sakit, terminal, bandara, stasiun — hampir pasti ada seseorang yang sedang main game di HP. Itu bukan kebetulan, itu statistik. Menurut data Telkom Indonesia, 95,3% pengguna internet di Indonesia aktif bermain game. Bukan "pernah nyoba", tapi aktif main. Artinya, game di Indonesia bukan lagi subkultur — ia sudah jadi gaya hidup utama, sebagaimana orang Indonesia pengguna media sosial terbanyak di dunia dan masuk dalam peringkat 4 setelah China, India, Amerika Serikat, dengan 180 juta pengguna. Dan skalanya bikin pusing. Jumlah gamer aktif Indonesia berdasarkan laporan Newzoo (Februari 2026) mencapai 187,3 juta orang. Indonesia diprediksi punya sekitar 192 juta gamer pada akhir 2026, salah satu yang terbesar di dunia (usia 10 tahun ke atas). Pasar game nasional diperkirakan menembus US$2 miliar alias sekitar Rp32,7 triliun - Rp36 triliun berdasarkan laporan dari Kementerian Komunikasi dan Digital serta kajian...

GoPay vs OVO vs DANA vs ShopeePay 2026: Mana Paling Untung Buat Jualan Online?

Pertanyaan ini sering muncul di hampir setiap penjual online di grup jualan online: "pembayaran e-wallet mana yang sebaiknya saya aktifkan?" Dan jawaban di kolom komentar biasanya berakhir seperti debat tim sepak bola — setiap orang membela aplikasi yang ada di HP-nya. Artikel ini akan menyelesaikan debat itu dengan cara yang lebih bermanfaat: memakai data survei terbaru, tabel biaya merchant resmi, dan satu insight yang jarang disadari — bahwa untuk penjual, pertanyaan "mana yang menang" sebenarnya bukan pertanyaan yang tepat. Lebih tepatnya, penjual harus adaptif terhadap kondisi yang terjadi, bahwa e-wallet mana yang banyak digunakan. Papan Klasemen 2026: Siapa Memimpin? Survei Digital Wallet Research 2026 memberi kita peta paling segar. Ada dua cara melihat "menang", dan hasilnya menarik: Dari sisi kesadaran (brand pertama yang terlintas di kepala), urutannya: ShopeePay 41%, DANA 26%, GoPay 23%, OVO 8%. Dari sisi penggunaan nyata dalam tiga bulan tera...

Kenapa Gen Z Lebih Percaya E-Wallet daripada Bank? (Data + Opini)

Ada paradoks yang menarik untuk dicermati. Bank adalah institusi dengan pengawasan paling ketat — diawasi OJK dan Bank Indonesia, simpanan yang dijamin negara, dan reputasi puluhan tahun. Secara teori, bank seharusnya menjadi institusi keuangan yang paling dipercaya. Namun data menunjukkan hal yang berbeda, generasi muda Indonesia justru lebih memilih dan lebih nyaman menggunakan e-wallet dalam kehidupan finansial sehari-hari mereka. Sebut saja e-wallet yang menjadi favorit Gen Z: ShopeePay, Gopay, DANA, OVO. Fenomena ini bukan sekadar tren gaya hidup. Ada logika ekonomi, pengalaman pengguna, dan satu infrastruktur bernama QRIS yang bekerja di baliknya. Tulisan ini akan membedah data, menjabarkan empat alasan utama, dan menutup dengan opini. Ini Bukan Persepsi, Ini Pola Mari mulai dari angka, karena opini tanpa data cuma ceramah. Berdasarkan fakta yang ada yang bersumber beberapa media. Survei Perilaku Keuangan Gen Z dan Y oleh Zigi bersama Katadata Insight Center terhadap 5.204 respon...

69 Juta Orang Pakai QRIS — Tapi 7 Fitur Ini Sering Dirahasiakan

Angka ini besar sekali hingga mustahil diabaikan: lebih dari 69 juta orang Indonesia sekarang menggunakan QRIS dengan 47,11 juta merchant sudah ada QRIS, dan volume transaksi pembayaran digital nasional udah nembus 6,11 miliar transaksi per September 2026 — naik 67,22% dalam setahun. Tapi ada ironi yang lucu: dari jutaan scan yang terjadi tiap hari, kebanyakan orang hanya memakai QRIS untuk satu skenario saja — buka aplikasi, scan, bayar, tutup. Padahal QRIS itu seperti HP kamera bagus yang cuma dipake foto makanan. Kemampuannya jauh lebih jauh dari yang dipakai. Ada fitur buat naik KRL tanpa buka aplikasi, tarik tunai tanpa kartu ATM, bahkan riwayat transaksi kamu yang ternyata punya nilai ekonomi sendiri. Ini tujuh fitur yang paling sering kelewat. Beberapa bakal bikin kamu nyesel " Kok tidak dari dulu" . Fitur 1: QRIS Tap — Tempel HP, Tidak Perlu Buka Aplikasi Ini evolusi terbesar QRIS dan jujur aja, masih sedikit yang sadar. Namanya QRIS Tap: berbasis NFC, jadi kamu tidak...

QRIS Sekarang Bisa Dipakai di Luar Negeri: Panduan Lengkap Buat Traveler

  Ingat ritual perjalanan ke luar negeri versi lama? Tukar dolar di bandara dengan kurs yang bikin sedih, terus bawa lembaran uang asing yang bikin panik tiap dibuka di keramaian. Itu masih jalan, tapi sekarang ada cara yang jauh lebih santai: scan. Nilai tukar rupiah ke mata uang tujuan traveler bisa menjadi momok mengerikan dalam kondisi sekarang. Kurs yang melonjak bisa membuat mata uang rupiah yang kamu pegang seperti tidak ada harganya. Untungnya, ada QRIS Indonesia yang berkolaborasi dengan enam negara untuk saling menerima pembayaran melalui kode QR. Mulai 30 April 2026, China resmi jadi negara keenam yang terhubung dengan QRIS. Artinya, HP yang sama yang kamu pakai bayar martabak depan rumah, sekarang bisa dipakai bayar minuman panas di Dongguan atau jajan di pasar malam Bangkok, beli oleh-oleh di Singapura. Tanpa lembaran dolar. Tanpa kalkulator mental. Daftar Negara QRIS Cross Border 2026 (Lengkap dengan Tanggal Aktif) Data per akhir 2026, berdasarkan informasi resmi Bank...

Cara Daftar QRIS All Payment 2026 untuk Usaha Kecil, Cuma Modal HP

Jujur aja, jualan di 2026 tapi cuma terima tunai itu kayak punya HP flagship tapi sinyal 2G. Teknisnya jalan, tapi kamu kehilangan sebagian besar potensinya. Angka tidak berbohong. Per September 2026, volume transaksi pembayaran digital Indonesia sudah tembus 6,11 miliar transaksi — naik 40,36% dibanding tahun sebelumnya, berdasarkan data Bank Indonesia. Rincian angkanya juga mencengangkan. QRIS: tumbuh pesat mencapai 67,22% didukung oleh 69,32 juta pengguna dan 47,11 juta merchant. Mobile banking: tumbuh 47,08%, artinya orang banyak pakai layanan perbankan mobile dalam HP. Internet banking: tumbuh 15,12%, menarik sekali internet banking mengalami pertumbuhan. BI-FAST: tumbuh 37,72% mencapai 549 juta transaksi dengan nilai Rp1.346 triliun (transfer antar bank semakin marak menggunakan BI-FAST dengan admin Rp2.500. Dari rincian di atas, artinya satu hal: pembeli kita sekarang bawa HP, bukan dompet. Warung, toko, UMKM dan usaha apapun, yang tadinya ramai tiba-tiba sepi dadakan cuma karen...